SMP Negeri 12 Makassar Terapkan Piket Guru untuk Wujudkan Sekolah Sehat, Aman, Indah dan Asri

 

Suara Tipikor NalarBicaraNews.Com.
Aguatus 31 2026.

Makassar — SMP Negeri 12 Makassar terus memperkuat kedisiplinan dan kepedulian seluruh warga sekolah melalui sistem piket guru yang dilaksanakan setiap hari.
Sebanyak 12 orang guru bersama satu orang koordinator mendapat tugas secara bergiliran untuk melaksanakan piket harian di lingkungan sekolah. Piket tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan tertib, sekaligus menjaga kondisi lingkungan sekolah tetap sehat, aman, indah dan asri.
Dalam pelaksanaan tugasnya, guru piket memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan petugas keamanan atau satpam sekolah. Satpam tetap menjalankan tugas sesuai fungsi pengamanan, sementara guru piket lebih fokus pada pengawasan kegiatan siswa, ketertiban lingkungan sekolah serta membantu memastikan aktivitas sekolah berlangsung dengan baik.

Selain piket harian, setiap hari Selasa seluruh guru SMP Negeri 12 Makassar turut terlibat dalam kegiatan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian guru terhadap terciptanya suasana sekolah yang nyaman bagi seluruh siswa.
Dengan adanya sistem piket dan keterlibatan seluruh guru tersebut, SMP Negeri 12 Makassar berharap budaya disiplin, kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tertanam dalam diri seluruh warga sekolah.
Semangat “Sehat, Aman, Indah dan Asri” terus dikedepankan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman, tertib dan mendukung proses pembelajaran siswa.DraHab. iba, M.Pd. Punya Catatan Harian untuk Terus Mengembangkan SMP Negeri 12 Makassar

Kepala SMP Negeri 12 Makassar, Dra. Habiba, M.Pd., memiliki komitmen kuat untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan sekolah sejak mendapat amanah sebagakepala sekolah.

Dra. Habiba, M.Pd. mengaku memiliki catatan harian mengenai berbagai hal yang perlu dikembangkan di sekolah. Catatan tersebut menjadi salah satu pegangan dalam menyusun langkah dan program pengembangan sekolah secara bertahap.

Menurutnya, setiap persoalan dan potensi yang ditemukan di lingkungan sekolah perlu dicermati dan dicarikan solusi. Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran, tetapi juga menyangkut kedisiplinan, kebersihan, keamanan, kenyamanan serta penguatan budaya sekolah.

“Sejak mendapat amanah sebagai kepala sekolah, saya mencatat apa saja yang perlu dikembangkan. Catatan itu menjadi bahan evaluasi dan acuan untuk melakukan perbaikan secara bertahap,” ujar Dra. Habiba, M.Pd.

Ia juga mendorong seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk bekerja secara bersama-sama. Menurutnya, kemajuan sekolah tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepala sekolah, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh warga sekolah.

Komitmen tersebut terlihat melalui berbagai kegiatan pembiasaan dan pengawasan lingkungan sekolah, termasuk sistem piket guru yang melibatkan 12 orang guru dan satu koordinator secara bergiliran setiap hari.

Bagi Dra. Habiba, M.Pd., menjadi kepala sekolah bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi merupakan sebuah amanah untuk menghadirkan perubahan positif dan menjadikan SMP Negeri 12 Makassar semakin sehat, aman, indah dan asri.

Dra. Habiba, M.Pd. Punya Catatan Harian untuk Terus Mengembangkan SMP Negeri 12 Makassar

Makassar — Kepala SMP Negeri 12 Makassar, Dra. Habiba, M.Pd., memiliki komitmen kuat untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan sekolah sejak mendapat amanah sebagai kepala sekolah.

Dra. Habiba, M.Pd. mengaku memiliki catatan harian mengenai berbagai hal yang perlu dikembangkan di sekolah. Catatan tersebut menjadi salah satu pegangan dalam menyusun langkah dan program pengembangan sekolah secara bertahap.

Menurutnya, setiap persoalan dan potensi yang ditemukan di lingkungan sekolah perlu dicermati dan dicarikan solusi. Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran, tetapi juga menyangkut kedisiplinan, kebersihan, keamanan, kenyamanan serta penguatan budaya sekolah.

“Sejak mendapat amanah sebagai kepala sekolah, saya mencatat apa saja yang perlu dikembangkan. Catatan itu menjadi bahan evaluasi dan acuan untuk melakukan perbaikan secara bertahap,” ujar Dra. Habiba, M.Pd.

Ia juga mendorong seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk bekerja secara bersama-sama. Menurutnya, kemajuan sekolah tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepala sekolah, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh warga sekolah.

Komitmen tersebut terlihat melalui berbagai kegiatan pembiasaan dan pengawasan lingkungan sekolah, termasuk sistem piket guru yang melibatkan 12 orang guru dan satu koordinator secara bergiliran setiap hari.

Bagi Dra. Habiba, M.Pd., menjadi kepala sekolah bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi merupakan sebuah amanah untuk menghadirkan perubahan positif dan menjadikan SMP Negeri 12 Makassar semakin sehat, aman, indah dan asri.

Sabaruddin Suara Tipikor NalarBicaraNews.com
31 Agustus.2026.1448 H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *